Pengertian Performance Management / manajemen kinerja

0
46
Performance Management / manajemen kinerja
shutterstock.com

Karyawan merupakan sumberdaya yang unik bagi perusahaan, karena sifat nya yang berubah-ubah. Tidak hanya itu karyawan juga merupakan sumberdaya yang sangat penting bagi pencapaian tujuan perusahaan. Dalam pencapaian tujuan perusahaan, karyawan memiliki pemikiran, tingkah laku dan cara yang berbeda-beda, hal ini mengakibatkan perbedaan juga dalam kinerja karyawan.

Tidak hanya itu performa atau kinerja karyawan juga bukan tidak mungkin akan mengalami kenaikan atau kemunduran. Sehingga hal ini menjadi sebuah tantangan yang harus di atasi oleh pihak manajemen HR. Oleh sebab itu perlu ada nya perencanaan, pengorganisasian, aksi, serta pengawasan terhadap kinerja karyawan atau biasa dikenal dengan istilah Performance Management / manajemen kinerja . 

Pengertian Performance Management / manajemen kinerja 

Performance Management / manajemen kinerja secara umum merupakan suatu aktivitas menejerial yang memastikan pencapaian organisasi tepat sasaran dan dilakukan secara konsisten agar efektif dan efisien sehingga diperoleh hasil yang maksimal.

Tujuan Performance Management / manajemen kinerja

Performance Management / manajemen kinerja secara umum memiliki tujuan untuk memastikan seluruh bagian dari perusahaan dapat bekerjasama dengan baik dalam menjalankan misi perusahaan sehingga tercapainya visi perusahaan. Tidak hanya itu Performance Management / manajemen kinerja juga bertujuan agar:

  1. Karyawan dapat meningkatkan karirnya, dengan pemberian motivasi dan pengaplikasian sistem reward.
  2. Mempermudah karyawan dalam mengidentifikasi keterampilan dan kemampuan yang diperlukan untuk mempermudah pekerjaan, sehingga karyawan dapat mengerjakan pekerjaan dengan mudah dan dengan cara yang tepat.
  3. Dapat mengidentifikasi suatu hambatan kinerja karyawan dan menyelesaikan hambatan dengan adanya pengawasan, pembinaan serta pengembangan.
  4. Membangun sistem komunikasi vertikal yaitu komunikasi antara manajer dengan karyawan, sehingga terciptanya interaksi yang transparan dan konstruktif hal ini dapat meningkatkan kinerja karyawan.
  5. Menghasilkan dasar keputusan administrasi seperti kenaikan gaji, kompensasi intensif dan tunjangan berdasarkan kinerja karyawan.

Performance Management / manajemen kinerja harus dilakukan secara berkelanjutan, hal ini di maksud agar Performance Management / manajemen kinerja bukan hanya sebagai alat untuk mengevaluasi kinerja karyawan tetapi juga untuk memotivasi dan mendorong agar karyawan dapat berkontribusi secara maksimal serta untuk pengembangan diri karyawan.

Proses Performance Management / manajemen kinerja

1. Masukan

Performance Management / manajemen kinerja membutuhkan masukan yang dapat dikelola supaya bisa saling bersinergi dalam mecapai visi perusahaan. Masukan yang utama yaitu sumberdaya manusia yang nantinya akan melakukan perencanaan, pengorganisasian, pengarahan dan peninjauan. Yang kemudian juga dibutuhkan masukan sebagai penguat seperti modal, teknologi, metode serta mekanisme kerja.

Tidak hanya itu, manajemen kinerja juga membutuhkan masukan seperti keterampilan karyawan, pengetahuan serta adanya kompetensi. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kinerja karyawan serta hasil kerjanya.

2. Proses

Dalam proses ini Performance Management / manajemen kinerja melakukan perencanaan tentang visi perusahaan yang akan dicapai dimasa yang akan datang. Kemudian menyusun strategi dengan mengerahkan seluruh sumberdaya yang dimiliki perusahaan dalam mencapai tujuan perusahaan. Tidak lupa, dalam proses ini, segala prosesnya di monitoring dan diukur kemajuannya.

Pada tahap ini perlu diperhatikan tahapan penting dalam Performance Management / manajemen kinerja yaitu, fase plan (performance planning), fase do (on going feedback and informal coaching), fase check (performance appracial and development planning), dan yang terakhir fase action (on going feedback and informal coaching).

3. Keluaran

Keluaran ini merupakan hasil dari kinerja perusahaan, keluaran harus di ukur dengan tujuan perusahaan yang ingin dicapai. Dalam praktiknya, keluaran bisa lebih besar dari tujuan yang diharapkan atau lebih kecil dari tujuan yang diharapkan.

4. Manfaat

Tidak hanya keluaran, Performance Management / manajemen kinerja juga harus memperhatikan manfaat yang didapat dari hasil kinerja karyawan. Keluaran atau hasil kinerja biasanya dapat berdampak positif terhadapt karyawan. Hasil kerja yang memuaskan akan membaut karyawan semakin termotivasi, sehingga kinerja karyawan meningkat. Hal ini pun dapat berdampak baik pada perusahaan, karna perusahaan akan mendapatkan kinerja yang maksimal dari karyawan.

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.